Ditengah gempuran ponsel pintar berukuran jumbo, Tim Cook selaku CEO Apple justru mengeluarkan iPhone SE berukuran 4 inci yang mengejutkan banyak pihak. Bagaimana performanya?

iPhone SE merupakan produk terbaru Apple yang diluncurkan pada 21 Maret 2016 dan mulai dipasarkan sejak 31 Maret 2016. Saya termasuk beruntung mendapatkan iPhone SE secepat ini karena sebetulnya produk ini belum masuk secara resmi di Indonesia. Jadi boleh dibilang iPhone SE yang saya miliki adalah versi internasional.
Lantas bagaimana saya mendapatkannya? Saya ikut program pre-order pada salah satu toko online di Indonesia. Baik, sepertinya cukup mengenai pengenalan singkat dan bagaimana cara saya mendapatkan iPhone SE ini.
Unboxing iPhone SE
Jika Anda tidak mengenal saya, ada baiknya untuk berkenalan dulu sebelum memulai review ini. iPhone yang akan saya review ialah iPhone SE 16GB dengan warna Rose Gold. Sengaja saya pilih warna ini karena warnanya beda dengan para pendahulunya dan lebih mudah dikenali bahwa itu adalah iPhone SE.

Apa saja isi dalam kotak?
- Sebuah iPhone SE.
- SIM card tray remover.
- Kertas-kertas instruksi penggunaan iPhone.
- Dua buah stiker logo Apple.
- Charger.
- Lightning cable (kabel USB).
- Earphone.

Tidak ada yang baru dalam box karena pada dasarnya isinya selalu sama dengan iPhone versi sebelumnya. Untuk charger mungkin Anda akan mendapatkan versi yang berbeda, tergantung tempat dimana ponsel tersebut dikeluarkan.
Review iPhone SE
Sebelum memulai review, harap diingat saya tidak akan terlalu dalam membahas hal-hal seperti pengukuran sinyal, densitas suara, komparasi foto dan sebagainya karena tidak semua orang itu gadget geek. Jadi, saya hanya akan membahas hal yang bersifat universal saja. Baik, mari kita mulai reviewnya.
Desain
Desain iPhone SE boleh dibilang 100% sama dengan iPhone 5s. Tidak banyak perubahan dilakukan oleh Apple kecuali penambahan warna dengan tersedianya warna Rose Gold. Namun, memang ada sedikit perbedaan pada bagian belakang ponsel dimana logo Apple memiliki efek emboss dan tulisan iPhone SE yang sangat jelas. Sisanya sama persis dengan desain iPhone 5s.

Jika Anda ingin segera di notice teman Anda bahwa iPhone yang digunakan adalah iPhone SE, maka pilihlah warna Rose Gold.
Tampilan
iPhone SE memiliki layar 4 inci dengan resolusi sebesar 640 x 1136 (326PPI). Ditambah dengan fitur retina display maka tak perlu diragukan lagi kualitasnya, sangat jernih. Perbedaan dengan iPhone 5s sedikit terasa pada hal brightness dimana iPhone SE sedikit lebih terang.
Performa
Dari segi performa memang sangat jelas terasa perbedaannya dengan iPhone 5s bahkan iPhone 6. Menggunakan CPU, GPU, dan RAM yang disematkan pada iPhone 6s sudah pasti membuat iPhone SE ini secepat iPhone 6s. Untuk masalah penggunaan aplikasi seperti browsing dan games tentu saja tak ada masalah. Perbedaan yang sangat terasa bagi saya ialah ketika proses booting yang hanya perlu memakan waktu belasan detik.

Jika dilihat dari hasil benchmark di atas, iPhone SE setara dengan beberapa flagship ponsel seperti Samsung Galaxy S7, Xiaomi Mi 5, dan Nexus 6P.
Konektivitas
Saya terkejut dengan konektivitas di iPhone SE ini. Untuk urusan Wifi lebih cepat daripada iPhone 5s. Yang lebih mengejutkan saya ternyata untuk penangkapan sinyal juga lebih bagus. Terbukti dengan sinyal 3G dapat masuk ke dalam rumah jika dibandingkan dengan iPhone 5s yang hanya dapat sinyal EDGE.
Kamera
Apple memang jagonya untuk urusan kamera ponsel. iPhone SE dibekali dengan kamera belakang sebesar 12-megapixel dengan 1.22µ pixel dan f/2.2 aperture. Foto yang dihasilkan sama persis dengan yang dihasilkan kamera iPhone 6s karena dari segi teknologi memang sama.

Namun sangat disayangkan bagi yang suka selfie, kamera depan iPhone SE tidak bagus karena hanya menggunakan 1.2-megapixel dengan 1.22µ pixel dan f/2.4 aperture. Foto yang dihasilkan memanglah tidak buruk namun jangan terlalu berharap banyak apalagi jika membandingkan dengan kamera depan iPhone 6s yang sudah memakai 5-megapixel, beda jauh.

Dari segi fitur, Apple tak ketinggalan menyematkan fitur Live Photos dan Retina Flash. Apa itu fitur Live Photos dan Retina Flash?
Live Photos
Merupakan fitur kamera untuk merekam proses pengambilan sebuah foto selama 3 detik. 1,5 detik sebelum foto diambil dan 1,5 detik sesudah foto diambil. Resolusi live photos ialah 1440 x 1080 dalam bentuk video dengan format .mov.
Live photos dapat dibagikan ke perangkat iPhone lainnya. Saya hanya mencoba pada iPhone 5s dengan iOS 9.3.1, ternyata live photos dapat dimainkan.
Retina Flash
Merupakan fitur untuk memberikan penerangan ketika mengambil foto menggunakan kamera depan dengan memanfaatkan cahaya layar. Menurut saya, fitur ini tidak berguna secara maksimal mengingat resolusi kamera depan yang tidak bagus.
Hasil Foto
Hasil foto yang ditangkap oleh iPhone SE dapat Anda lihat di bawah ini. Resolusi sengaja saya turunkan karena satu foto di luar ruangan saja mencapai 5MB. Klik foto untuk memperbesar.




Perekaman Video
Sama seperti iPhone 6s, iPhone SE dibekali kemampuan untuk merekam video 4k dengan 30 fps. Selain itu kemampuan untuk merekam video slow motion juga meningkat pesat. iPhone SE dapat merekam video slow motion dengan kecepatan 120 fps untuk 1080p dan 240 fps untuk 720p.
Tak ketinggalan fitur untuk mengambil foto ketika sedang merekam video juga disematkan. Fitur ini hanya muncul jika merekam video 4k. Foto yang dihasilkan hanya sebesar 8-megapixel.
Satu yang sangat disayangkan yaitu tidak adanya fitur video stabilization seperti pada iPhone 6s Plus. Jadi dapat dipastikan jika Anda merekam video sambil bergerak apalagi lari, video yang dihasilkan tidak stabil (goyang). Namun tak perlu berkecil hati karena iPhone 6s juga tidak memiliki fitur ini.
Ruang Penyimpanan
iPhone SE hanya tersedia dalam dua versi yaitu 16GB dan 64GB. Tidak ada versi 128GB. Tak jelas kenapa Apple masih mempertahankan versi 16GB ditengah besarnya penggunaan aplikasi sekarang ini.
Jika Anda memilih iPhone SE versi 16GB seperti saya, bersabarlah karena ruang penyimpanan yang kosong hanya sebesar 11GB. Sisanya sudah dihabiskan untuk sistem operasi iOS 9.3 dan aplikasi bawaan Apple.
Update: Pada Maret 2017, Apple mengeluarkan 2 versi iPhone SE baru dengan kapasitas 32GB dan 128GB sebagai pengganti versi 16GB dan 64GB. Untuk warna, spesifikasi dan fitur masih sama dengan sebelumnya.
Baterai
iPhone SE dibekali dengan baterai Li-Po berkapasitas 1624mAh. Apple mengklaim bahwa dengan kapasitas baterai sebesar ini, iPhone SE dapat melakukan:
- Telpon hingga 14 jam pada jaringan 3G.
- Koneksi internet hingga 12 jam pada jaringan 3G dan 13 jam pada jaringan LTE dan Wifi.
- Memutar video hingga 13 jam.
- Mendengarkan musik hingga 50 jam.
Secara teori dan di atas kertas mungkin klaim tersebut benar. Saya sendiri belum membuktikannya. Memang siapa yang mau telpon selama 14 jam. Satu jam saja sudah teler. Namun dengan data tersebut kita dapat memprediksi berapa lama kita dapat menggunakan ponsel pintar ini.
Fitur yang dipangkas
Fitur iPhone SE sebagian besar hampir sama dengan iPhone 6s seperti Apple Pay, Live Photos, Retina Flash, dan lain-lain. Sayangnya, beberapa fitur memang dihilangkan Apple untuk memangkas biaya produksi. Berikut beberapa fitur yang dipangkas dari iPhone 6s:
Touch ID
Merupakan fitur untuk membuka iPhone dengan sidik jari. iPhone 6s menggunakan Touch ID generasi kedua, sedangkan pada iPhone SE masih menggunakan generasi pertama sama seperti pada iPhone 5s. Hasilnya sudah jelas, Touch ID pada iPhone 6s lebih cepat daripada iPhone SE.
3D Touch
Merupakan fitur untuk membuka opsi tambahan pada aplikasi jika kita menekan layar ponsel dengan tekanan yang berbeda. iPhone SE tidak memiliki fitur ini, sedangkan iPhone 6s memilikinya. Toh, fitur ini hanyalah sebuah gimmick bagi saya karena tidak terlalu berpengaruh dengan pemakaian.
Kesimpulan
iPhone SE merupakan ponsel pintar 4 inci terbaik tahun ini yang pernah ada. Boleh dibilang iPhone SE adalah iPhone 6s berbentuk 4 inci yang memiliki performa dan fitur diantara iPhone 6 dan iPhone 6s.
Bagi Anda penggemar ponsel berukuran 4 inci atau pengguna iPhone 4s, 5, 5s, maupun iPhone 6 yang ingin memperbaharui ponselnya, maka tak ada salahnya untuk mencoba iPhone SE. Namun, bila Anda lebih menyukai ponsel berukuran jumbo dengan fitur yang lebih ‘wah’, iPhone SE bukan untuk Anda.
Spesifikasi iPhone SE
Layar | 640 x 1136 4-inch (326PPI) touchscreen |
OS | iOS 9.3 |
CPU | Dual-core 1.84GHz Apple A9 |
RAM | 2GB |
GPU | PowerVR GT7600 (six-core graphics) |
Kapasitas | 16 atau 64GB |
Konektivitas | 802.11a/b/g/n/ac, Bluetooth 4.2 |
Ports | Lightning connector, headphone jack |
Kamera | 12MP belakang, 1.2MP depan |
Ukuran | 4,87″ x 2.31″ x 0.30″ (123.8 x 58.6 x 7.6 mm) |
Berat | 113 gram (3.99 ons) |
Baterai | Li-Po 1624mAh |
Tambahan | NFC untuk Apple Pay, Touch ID, charger, earphone, lightning cable |
FAQ
Berikut pertanyaan yang sering ditanyakan. Jawaban berdasarkan data dari tahun 2016 dimana iPhone SE pertama kali diluncurkan.
Q: Berapa harga resmi iPhone SE?
A: Harga resmi iPhone SE adalah 399 USD (16GB) (32GB) dan 499 USD (64GB) (128GB).
Update: Versi 16GB dan 64GB sudah tidak diproduksi Apple lagi sejak Maret 2017.
Q: Berapa harga resmi iPhone SE di Indonesia?
A: Belum ada karena iPhone SE belum resmi masuk ke Indonesia.
Q: Kapan iPhone SE resmi masuk Indonesia?
A: Belum ada info. Perkiraan 3 hingga 6 bulan setelah produk diluncurkan.
Update: Sudah lebih dari 1 tahun iPhone SE masih belum jelas masuk atau tidak di Indonesia.
Q: Berapa harga kisaran iPhone SE di Indonesia?
A: Rp 6.500.000 – 7.000.000 (16GB) dan Rp 7.500.000 – 8.000.000 (64GB)
Q: Kalau penulis beli harga berapa?
A: Rp 6.600.000. Sudah termasuk ongkos kirim dan lain-lain.
Q: Mas mau tanya?
A: Coba cek komentar yang ada mungkin sudah ada jawabannya, kalau belum silakan tanya. Nanti akan saya balas.